Terobosan BKKBN Terhadap Program Genre

IPKB Kaltim-  Berbagai upaya dilakukan  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk mensukseskan program Kependudukan dan Keluarga Berenacana  (KKB), salah satunya melakukan  terobosan kerjasama  dengan Eagle Institute Indonesia Metro TV .

“Kerjasama itu melakukan kegiatan Eagle Junior Documentary dengan tema “Yang Muda Yang Berencana dengan mengusung isu Pendewasaan Usia Perkawinan,” kata Direktur Advokasi dan KIE BKKBN ,Yunus P Noya di Samarinda saat memberikan sambutan  pada pembukaaan Eagle Junior Documentary Camp 2013, Rabu (3/4).

Ia mengatakan, kegiatan  Eagle Junior Documentary  merupakan kegiatan kompetisi pembuatan film documenter tentang Generasi  Berencana (Genre) yang ditujukan bagi remaja , baik yang sedang bersekolah maupun tidak sekolah dengan harapan dapat membentuk remaja kreatif dan peduli  pentingnyanya program generasi berencana.

Adapun focus program Genre di antaranya mempromosikan penundaan usia kawin agar para remaja lebih mengutamakan sekolah. Kemudian penyedian informasi kesehatan reproduksi  seluas luasnya melalui Pusat Informasi Konseling (PIK) dan mempromosikan perencanaan kehidupan berkeluarga dengan sebaik-baiknya.

Yunus P Noya menjelaskan rangkaian kegiatan Eagle Junior Documentary  Camp 2013 dilakukan roadshow di 10 kota di Indonesia, dimulai pada bulan Maret 2013.  Sepuluh kota tersebut yaitu  Banda Aceh, Palembang, Jakarta, Cirebon, Semarang, Surabaya, Denpasar, Manado, Ambon dan Samarinda.

“Saya berharap Eagle Junior Documentary  Camp 2013 sebagai wahana komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) dan bentuk peran aktif generasi muda atau remaja terhadap program Kependudukan dan keluarga Berencana,” ujarnya.

Sementara itu Walikota Samarinda, Syaharie Ja’ang mengatakan   terpilihnya Kota Samarinda menjadi salah satu kota tempat pelaksanaan Eagle Junior Documentary  Camp 2013 adalah suatu penghargaan, dengan  harapan  kegiatan tersebut  sebagai  kreatifitas para remaja dalam menyalurkan bakatnya sehingga menjadi kegiatan  positif.

“Para remaja yang mengikuti kegiatan ini cukup antusias, sebab ini nantinya sampai ketingkat nasional, meskipun selama ini pernah diadakan hanya tingkat lokal,” katanya.

Ia berharap  melalui kegiatan eagle junior documentary camp dapat memberikan pemahaman yang mendalam mengenai fenomena  tayangan serta pemberdayaan media bagi kaum muda.

Film dokumenter yang dibuat oleh para remaja mempunyai  makna  membawa pesan bersifat edukatif, komunikatif, simple dan mengandung nilai menghibur dan atraktif serta dapat dipersepsikan dengan baik oleh usia remaja.

Syaharie Jaang menambahkan dengan adanya kegiatan ini mampu menciptakan generasi yang berencana , mampu menunda usia perkawinan para remaja dan mampu mempengaruhi mereka untuk  ikut  program  KB.

Pada kesempatan yang sama  Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Jufri Yasin  mengatakan  BKKBN memiliki berbagai program salahsatunya program Genre . Di Kaltim telah terbentuk   kelompok-kelompok  Pusat Informasi dan Konseling  (PIK) remaja dan mahasiswa.

“Program ini  sangat mendukung program KB di Kaltim, khususnya  dikalangan remaja  yakni  yang muda yang berencana.  Artinya mereka terhindar dari kenakalan remaja   yang dikenal dengan  triad atau seks bebas, HIV/AIDS dan Narkoba,” kata Jufri Yasin (Mat)

0 Comments



You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment