Meningkatkan Ekonomi Keluarga Melalui UPPKS

IPKB Kaltim.com- Salah satu program  BKKBN untuk meningkatkan ekonomi keluarga  dengan melakukan pendampingan melalui  kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) kepada  keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera I.

“Guna mengentaskan kemiskinan  bagi  keluarga  pra sejahtera  maka  mereka di berikan pelayanan KB  dan pembinaan  untuk melakukan UPPKS dengan tujuan meningkatkan ekonomi keluarga,” kata Kabid Latbang , Husnul Hatimah mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim ketika membuka sosialisasi program pemberdayaan ekonomi keluarga di Hotel Grand Jamrud di Samarinda, senin (4/3).

Ia menyebutkan  bahwa usaha mengembangkan kelompok UPKKS akan lebih besar dan mandiri tentunya tidak mudah dan masih mengalami berbagai hambatan  dan kendala,  di antaranya masalah permodalan, bahan baku, tehnis produksi dan pemasaran hasil usaha, oleh karena itu perlu  peran pendamping.

Husnul menyebutkan  masih minimnya kelompok  UPKKS yang mampu menyerap bantuan modal dari pemerintah, lantaran ada berbagai hal yang belum dapat dipenuhi , di antaranya lembaga tersebut masih banyak  belum berbadan hukum, sehingga terhambat saat proses verifikasi administrasi.

Terkait dengan itu, dia menyarankan agar para kelompok UPPKS yang belum memiliki AD/ART dan berbadan hukum, hendaknya bergabung dengan koperasi yang telah berbadan hukum, atau melegalkan kelompoknya dengan izin yang dipersyaratkan untuk dapat menerima bantuan modal usaha.

Adapun bantuan itu bersumber dari berbagai pendanaan yang digulirkan pemerintah melalui APBN dan APBD, antara lain melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri,  Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) Perum Pegadaian serta dari Bank Pembangunan Daerah Kaltim.

Husnul menjelaskan berdasarkan data jumlah kelompok UPPKS di Kaltim hingga akhir Januari 2013 tercatat sebanyak 719 kelompok  dengan jumlah anggota sebanyak 9.714  orang  yang tersebar di 14 kabupaten dan kota .

“Dari 9.714 anggota tersebut  5.389  orang  atau sekitar 55 persen di antaranya adalah keluarga sejahtera I. Modal yang sudah diakses oleh kelompok UPKKS sebesar Rp2.135.000.000,-” katanya.

Sementara itu  panitia penyelenggara  Hartini mengatakan  sosialisasi dan desiminasi itu di ikuti  28 peserta yang berasal dari SKPD KB dari 14 Kabupaten dan kota se Kaltim. Waktu pelaksanaan selama tiga hari yakni dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2013.

Adapun tujuan dari sosialisasi itu agar kelompok UPKKS dapat meningkatkan keterampilan, pengetahuan serta mengembangkan usahanya dan mudah mendapatkan bantuan permodalan serta penjualan hasil produksinya.(*)

 

0 Comments



You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment